Minggu, 28 Mei 2017

DOA PNEDOSA

Walau telah berubah
tetap saja masih ada yang salah.
Karena benar membutuhkan salah.
Sayangku,
dalam sunyi pendosa berdoa,
tentang gelap di balik topeng tawa.
Bisik hati lupa diri.
Sayangku,
kita berjalan dalam gelap penuh harap.
Sebab hanya kepada-Nya
semua pendosa kembali.
                                        Jakarta, Maret 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar